BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

"Kejati Babel Menyita 148 Jumbo Bag Antrasit di Kediaman Advokat Andi Kusuma dalam Kasus Korupsi Timah"

Sumsel Pos, (MERAWANG) — Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung menyita sebanyak 148 jumbo bag antrasit yang disimpan di kediaman advokat Andi Kusuma. Penyitaan dilakukan pada hari Kamis siang (22/1/2026) di rumahnya yang berlokasi di Jalan Raya Sungailiat–Pangkalpinang, Kecamatan Merawang, dan berlangsung aman serta lancar.
 
Penyitaan tersebut dilakukan dalam rangka penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi dan kejahatan korporasi terkait tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk, dengan tersangka korporasi PT Stanindo Inti Perkasa (PT SIP).
 
banner 336x280
 
Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, ratusan jumbo bag antrasit tersebut sebelumnya dipindahkan oleh Desy Lie, istri terdakwa Suwito Gunawan, sebelum dititipkan di kediaman Andi Kusuma.
 
"Barang bukti berupa antrasit tersebut sebelumnya telah dipindahkan, kemudian dititipkan di rumahnya. Penyitaan dilakukan untuk kepentingan penyidikan perkara korupsi tata niaga timah," ungkap sumber penegak hukum yang mengetahui proses tersebut.
 
Setelah penyitaan, seluruh antrasit dikembalikan dan disimpan di gudang PT SIP yang sebelumnya telah disita oleh penyidik Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Penyimpanan kembali dilakukan untuk menjaga status barang bukti tetap berada di bawah penguasaan penyidik.
 
Menurut sumber tersebut, penyitaan telah dilakukan sesuai prosedur hukum. Dasar hukumnya meliputi Surat Perintah Penyitaan dari Direktur Penyidikan Tindak Pidana Korupsi Jampidsus Kejaksaan Agung RI, serta Surat Penetapan Izin Penyitaan dari Pengadilan Negeri Sungailiat.
 
Antrasit merupakan jenis batu bara dengan kualitas tertinggi, memiliki kandungan karbon sekitar 92 hingga 98 persen. Karakteristik ini membuatnya menghasilkan panas tinggi, pembakaran relatif bersih, dan minim asap.
 
Secara fisik, antrasit berwarna hitam mengkilap, sangat keras, dan memiliki kandungan bahan mudah menguap yang rendah. Selain sebagai bahan bakar industri efisien, antrasit juga digunakan sebagai media penyaring (filter) air dan untuk keperluan industri lainnya.
 
Penyitaan ratusan jumbo bag antrasit ini menambah deretan barang bukti dalam pengusutan kasus besar dugaan korupsi tata niaga timah yang masih terus dikembangkan. Kejati Babel menegaskan akan terus mendalami alur kepemilikan, pemindahan, dan peran pihak terkait guna mengungkap konstruksi perkara secara utuh.
 
(Sumber : Babelpos.id, Penulis: Sandy, Editor : Sri Rezeki)
 

Baca Juga
أحدث أقدم
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
SUMSELPOS
BERITA SUMATRA BAGIAN SELATAN