Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
News Memuat berita...

Ratusan Nakes Gelar Aksi Damai di PN Pangkalpinang, Beri Dukungan Moral untuk dr Ratna Setia Asih

PANGKALPINANG – Suasana di depan Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang, Kamis (4/6/2026), tampak berbeda dari biasanya. Setidaknya seratus tenaga kesehatan (nakes) yang terdiri dari dokter, perawat, serta pegawai klinik dan rumah sakit terlihat berjejer di sepanjang trotoar depan kantor PN Pangkalpinang.

Kehadiran mereka bukan untuk melakukan aksi protes, melainkan menggelar aksi damai sebagai bentuk dukungan moral dan empati kepada rekan sejawat mereka, *dr Ratna Setia Asih Sp.A*, yang tengah menjalani sidang lanjutan perkara dugaan malapraktik terkait meninggalnya Alm. Aldo, putra Yanto, pada tahun 2024 lalu.

Pada sidang yang berlangsung di Ruang Sidang Tirta PN Pangkalpinang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan terhadap terdakwa. Momen itu turut mendapat perhatian besar dari kalangan tenaga kesehatan di Bangka Belitung yang datang untuk menunjukkan solidaritas profesi.

Aksi damai tersebut dikoordinasikan oleh Pengurus Wilayah Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bangka Belitung yang dipimpin dr Arinal Pahlevi Sp.DV bersama Pengurus Cabang IDI Kota Pangkalpinang di bawah kepemimpinan dr Aidil.

Dalam orasi singkatnya di hadapan para peserta aksi, dr Arinal menegaskan bahwa kehadiran para tenaga kesehatan di PN Pangkalpinang merupakan bentuk dukungan moral kepada dr Ratna yang saat ini tengah menghadapi proses hukum.

Menurutnya, para tenaga kesehatan memahami bahwa setiap dokter menjalankan profesinya berdasarkan sumpah dan etika kedokteran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Karena itu, mereka meyakini tidak ada dokter yang memiliki niat untuk mencelakai pasien yang ditanganinya.

"Kami hadir di sini sebagai bentuk dukungan dan empati kepada teman sejawat kami. Kami percaya setiap dokter selalu berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan pasiennya," ujar dr Arinal.

Ia juga berharap majelis hakim yang menangani perkara tersebut dapat memberikan putusan yang objektif, adil, dan mempertimbangkan seluruh fakta yang terungkap selama proses persidangan.

"Kami berharap para majelis hakim dapat memberikan keputusan yang seadil-adilnya. Kami berharap teman sejawat kami, dr Ratna Setia Asih, dapat dibebaskan dari tuduhan tersebut dan memperoleh kebebasan tanpa syarat," katanya.

Meski membawa aspirasi dan harapan bagi rekannya, aksi yang dilakukan para tenaga kesehatan berlangsung tertib dan kondusif. Mereka tampak berdiri dengan tenang sambil mengikuti jalannya persidangan dari luar gedung pengadilan.

Kehadiran ratusan tenaga kesehatan tersebut menjadi gambaran kuatnya solidaritas di kalangan profesi medis, sekaligus menunjukkan perhatian besar terhadap proses hukum yang tengah dijalani salah satu rekan mereka. Sementara itu, sidang perkara dr Ratna Setia Asih masih terus berlanjut dan menunggu tahapan berikutnya sesuai agenda persidangan yang telah ditetapkan oleh majelis hakim PN Pangkalpinang. (KBO Babel)
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan