BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial
🕌 JADWAL SHOLAT HARI INI: Subuh 04:30 | Dzuhur 12:00 | Ashar 15:15 | Maghrib 18:00 | Isya 19:15 WIB || ☀️ CUACA HARI INI: Cerah Berawan, Suhu 28°C || 💰 HARGA EMAS HARI INI: Rp 1.250.000 per gram || 🕌 JADWAL SHOLAT BESOK: Subuh 04:31 | Dzuhur 12:00 | Ashar 15:15 | Maghrib 18:00 | Isya 19:16 WIB || 🌧️ CUACA BESOK: Hujan Ringan, Suhu 26°C || 💰 HARGA EMAS BESOK (PERKIRAAN): Rp 1.245.000 per gram
🏠 Berita>Update

Sangasanga Field Hasilkan Produksi Stabil di Atas 400 BPH


Sumsel Pos– Jakarta – PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field mencatatkan pencapaian signifikan melalui hasil positif uji produksi di sumur pengembangan NKL-1183.

Sumur yang berlokasi di area Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara ini berhasil mencatatkan laju alir produksi minyak hingga 520 barel per hari (bph).

Hingga saat ini, kinerja produksi sumur tersebut menunjukkan tren yang stabil dengan tingkat produksi yang bertahan di atas angka 400 bph, memberikan kontribusi nyata bagi penambahan cadangan migas di wilayah Kalimantan Timur.

Kegiatan pengeboran yang berlangsung selama 26 hari, terhitung sejak 14 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, dilakukan dengan tingkat efisiensi yang tinggi.

Perusahaan berhasil menekan biaya operasional hingga hanya menghabiskan sekitar 76 persen dari anggaran yang dialokasikan.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari penerapan teknologi directional drilling menggunakan rig milik PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) berkekuatan 700 horse power, yang mencapai kedalaman akhir hingga 1.545 meter untuk menyasar target reservoir yang optimal.

Kunci utama keberhasilan penemuan ini terletak pada strategi pemetaan ulang lapisan reservoir dengan mengintegrasikan data statik dan dinamik secara komprehensif.

Tim Subsurface Development & Planning Zona 9 melakukan identifikasi terhadap area reservoir yang belum terkuras, khususnya pada lapisan batu pasir B08 di kedalaman 650-670 meter measured depth (mMD).


Pendekatan baru ini terbukti efektif dalam menemukan cadangan minyak yang sebelumnya ditinggalkan karena alasan produksi kumulatif yang sudah masif di masa lalu.

Pencapaian di sumur NKL-1183 ini menjadi landasan optimisme bagi PEP Sangasanga Field untuk terus melakukan kegiatan eksploitasi di area-area existing lainnya. Selain fokus pada peningkatan produksi, perusahaan juga memastikan seluruh operasional berjalan sesuai dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Keberhasilan ini diharapkan dapat membantu menahan laju penurunan produksi alamiah sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional melalui kedaulatan migas dari tanah Kalimantan./wedha(KBO Babel)
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
SUMSELPOS
BERITA SUMATRA BAGIAN SELATAN