BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial
🕌 JADWAL SHOLAT HARI INI: Subuh 04:30 | Dzuhur 12:00 | Ashar 15:15 | Maghrib 18:00 | Isya 19:15 WIB || ☀️ CUACA HARI INI: Cerah Berawan, Suhu 28°C || 💰 HARGA EMAS HARI INI: Rp 1.250.000 per gram || 🕌 JADWAL SHOLAT BESOK: Subuh 04:31 | Dzuhur 12:00 | Ashar 15:15 | Maghrib 18:00 | Isya 19:16 WIB || 🌧️ CUACA BESOK: Hujan Ringan, Suhu 26°C || 💰 HARGA EMAS BESOK (PERKIRAAN): Rp 1.245.000 per gram
🏠 Berita>Update

Polres Bangka Barat Pasang Spanduk Peringatan di Aliran Sungai Peradong, Kapolres, Akan Petakan Titik Rawan Buaya


Sumsel Pos-Polres Bangka Barat memasang spanduk imbauan waspada serangan hewan liar, khususnya buaya, di sekitar aliran sungai Desa Peradong, Dusun 2 Menggarau, Kecamatan Simpang Teritip, Rabu (11/2/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB itu melibatkan unsur pemerintah desa dan masyarakat setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Peradong, Sekretaris Desa, Bhabinkamtibmas Desa Peradong, perangkat desa, para kepala dusun, serta warga sekitar.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., mengatakan pemasangan spanduk ini merupakan langkah cepat kepolisian untuk mencegah adanya korban susulan akibat serangan hewan liar, khususnya buaya.
“Ini adalah langkah preventif yang kami lakukan untuk melindungi masyarakat. Kami tidak ingin ada lagi warga yang menjadi korban serangan hewan buas seperti buaya. Karena itu, kami bergerak cepat memasang imbauan di titik-titik yang dinilai rawan,” ujar Pradana.

Menurut dia, kawasan aliran sungai dan kolong-kolong di sejumlah wilayah Bangka Barat memang berpotensi menjadi habitat buaya. Oleh sebab itu, Polres Bangka Barat akan melakukan pemetaan secara menyeluruh terhadap titik-titik rawan.

“Kami akan memetakan lokasi-lokasi yang terindikasi menjadi habitat atau jalur pergerakan buaya, baik di aliran sungai maupun kolong-kolong di wilayah Kabupaten Bangka Barat. Pemetaan ini penting agar langkah pencegahan bisa lebih terarah,” katanya.

Selain pemasangan spanduk, pihak kepolisian juga akan menginstruksikan seluruh jajaran, termasuk para Bhabinkamtibmas dan personel di polsek, untuk aktif memberikan imbauan langsung kepada masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai dan kolong, terutama pada pagi dan malam hari. Jika melihat atau mengetahui keberadaan buaya, segera laporkan kepada aparat desa atau kepolisian,” kata Pradana.

Ia menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama Polres Bangka Barat. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan warga dinilai menjadi kunci dalam mencegah terjadinya insiden serupa.

Sementara itu, warga Desa Peradong mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan kepolisian. Mereka menilai pemasangan spanduk peringatan di lokasi rawan menjadi bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
SUMSELPOS
BERITA SUMATRA BAGIAN SELATAN