BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial
🕌 JADWAL SHOLAT HARI INI: Subuh 04:30 | Dzuhur 12:00 | Ashar 15:15 | Maghrib 18:00 | Isya 19:15 WIB || ☀️ CUACA HARI INI: Cerah Berawan, Suhu 28°C || 💰 HARGA EMAS HARI INI: Rp 1.250.000 per gram || 🕌 JADWAL SHOLAT BESOK: Subuh 04:31 | Dzuhur 12:00 | Ashar 15:15 | Maghrib 18:00 | Isya 19:16 WIB || 🌧️ CUACA BESOK: Hujan Ringan, Suhu 26°C || 💰 HARGA EMAS BESOK (PERKIRAAN): Rp 1.245.000 per gram
🏠 Berita>Update

Aktivitas Karaoke di Kelurahan Tanjung Masih Beroperasi, Pemilik Klaim Belum Terima Imbauan dari Pemda dan APH

MENTOK, BANGKA BARAT, Sumsel Pos – Memasuki hari ketiga bulan suci Ramadhan, aktivitas hiburan malam di kawasan Pantai Baru, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok, terpantau masih beroperasi hingga dini hari. 

Mirisnya, lokasi ini disinyalir menjadi Dugaan titik transaksi minuman beralkohol hingga narkotika, yang memicu keresahan warga.

Hasil Investigasi Lapangan
Menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk ke redaksi BN16BANGKA, tim jurnalis melakukan penelusuran langsung ke lokasi pada malam Minggu (Sabtu malam), sekitar pukul 01.00 WIB.

Dalam pemantauan melalui siaran langsung (Live) di platform TikTok, terlihat aktivitas keramaian di salah satu kafe milik warga berinisial A. Namun, kehadiran tim redaksi sempat mendapat reaksi negatif. 

Sejumlah pegawai kafe mendatangi jurnalis dan meminta agar siaran langsung segera dihentikan dengan alasan merasa terganggu.

Pengakuan Pemilik Usaha
Saat dikonfirmasi, pemilik tempat karaoke, Andi, berdalih bahwa dirinya hanya menyediakan jasa sewa pengeras suara (speaker). 

Terkait temuan minuman beralkohol dan dugaan transaksi narkoba, ia menyebut barang-barang tersebut dibawa oleh pengunjung dari luar.

> "Kami hanya menyediakan sewa speaker. Untuk minuman alkohol atau (dugaan) transaksi narkoba, itu pengunjung yang beli dari luar," ujar Andi kepada redaksi BN16BANGKA.

Lebih lanjut, Andi mengungkapkan bahwa para wanita penghibur yang berada di lokasi tersebut bukan merupakan karyawannya, melainkan pekerja lepas (freelance) yang datang atas inisiatif sendiri.

Minim Imbauan dan Langgar Jam Operasional,Meski berada di tengah suasana bulan suci, aktivitas di kawasan ini diketahui mulai buka sejak pukul 21.00 WIB dan terus beroperasi hingga pukul 03.00 WIB dini hari. 

Ironisnya, Andi mengaku hingga saat ini belum menerima surat edaran atau imbauan resmi dari Pemerintah Daerah (Pemda) Bangka Barat, tokoh agama, maupun Aparat Penegak Hukum (APH) setempat terkait pembatasan aktivitas hiburan malam selama Ramadhan.

Desakan Tindakan Tegas
Kondisi ini memicu desakan luas dari masyarakat agar otoritas terkait tidak tutup mata.
 
* Polres Bangka Barat & Polsek Mentok untuk segera melakukan razia terkait dugaan peredaran narkoba.
 
* Satpol PP Bangka Barat untuk menertibkan jam operasional kafe yang melanggar norma kesantunan di bulan Ramadhan.
 
* Tokoh Agama untuk turut bersuara demi menjaga kesucian bulan puasa di wilayah Mentok.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya meminta konfirmasi resmi dari pihak Satpol PP dan Polres Bangka Barat terkait langkah penindakan yang akan diambil.
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
SUMSELPOS
BERITA SUMATRA BAGIAN SELATAN