Bangka Belitung , Sumelpos.web.id – Proyek jalan raya Pangkalpinang-Sungailit yang dibiayai APBN dan baru rampung sekitar sebulan lalu kini menunjukkan kondisi mengkhawatirkan. Beberapa bagian bibir jalan retak dan rusak, mengindikasikan kemungkinan kekurangan dalam pelaksanaan atau mutu material yang digunakan.
Dari pantauan media terbaru Jum'at 23 Januari 2026, proyek pengaspalan diduga dikerjakan oleh Anak Cabang PT Cakra. Kondisi jalan yang baru selesai namun sudah rusak membuat banyak pihak mempertanyakan kualitas pengerjaannya.
Masalah tidak hanya pada kerusakan permukaan, melainkan juga keraguan terhadap ketebalan lapisan aspal. Rekaman tim media menunjukkan ketebalan aspal pada bagian yang rusak tidak merata, sehingga perlu dikonfirmasi apakah sesuai dengan standar teknis jalan raya kelas tersebut. Ketidakpatuhan terhadap standar dapat menyebabkan kerusakan cepat, terutama mengingat lalu lintas padat di ruas penghubung kota ini.
Keadaan ini menjadi bukti penting bahwa pengelolaan proyek infrastruktur dengan dana publik memerlukan pengawasan yang lebih ketat – mulai dari seleksi kontraktor, pengawasan konstruksi, hingga pemeriksaan mutu akhir sebelum serah terima. Kerusakan dalam waktu singkat tidak hanya membuang anggaran negara, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat dan menghambat pembangunan daerah.
Harapannya, pihak terkait segera melakukan investigasi mendalam terkait penyebab kerusakan, serta mengambil langkah konkret untuk perbaikan dan memastikan proyek infrastruktur selanjutnya memberikan manfaat optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Awak media telah melakukan konfirmasi kepada pihak konsultan dan pelaksana, namun saat berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari mereka.

